Selasa, 27 Agustus 2013

Dollar Naik dan Rupiah Melemah

Keadaan hari - hari ini tidak begitu baik bagi Indonesia, mengapa? Karena nilai Dollar yang terus naik hingga mencapai 11.400 dan hal ini menyebabkan keadaan nilai Rupiah kita sedang melemah. Saya sendiri sangat merasakan perubahan yang terjadi karena kenaikan Dollar tersebut.

Saya bekerja dibagian keuangan, setiap hari saya mengatur pengeluaran dan pemasukan perusahaan. Awalnya, saya senang ketika Dollar naik karena ketika saya mendapat uang masuk dari pembeli dalam berupa USD, lalu saya menjual nya di kurs yang paling tinggi saat ini, sehingga jika dirupiah kan nilai yang didapat menjadi sangat besar. Namun, yang membuat saya merasa down adalah disaat saya harus membayar bea keluar dan royalti dalam bentuk USD. Wow, angka yang dikeluarkan cukup membuat saya terkejut.

Belum lagi, untuk keadaan bahan pokok rumah tangga semua pun ikut naik. Ibu saya bilang harga telur saja bisa naik sampai 2.000/kg. Setiap bulan saya selalu belanja keperluan rumah tangga untuk dirumah, saya juga merasa budget yang saya keluarkan untuk belanja bulanan sekarang bertambah. Belum lagi dengan pengeluaran yang memakai sistem floating. Kadang - kadang saya merasa pusing dengan keadaan seperti ini.
Karena bukan hanya saya saja yang merasakan dampak dari kenaikan Dollar, tetapi perusahaan saya, bahkan semua orang.

Saya berharap keadaan perekonomian negara dapat membaik dan kembali stabil. Masih banyak orang yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Bagaimana dengan orang yang tidak memiliki pekerjaan, tetapi harus menanggung ekonomi keluarga sedangkan harga bahan pokok dan biaya lainnya semakin naik.

Mari kita sama - sama berdoa untuk bangsa kita, supaya Indonesia menjadi bangsa yang maju dan semua penduduk nya makmur :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar