Minggu, 23 Februari 2014

Pria Idaman

Sebagai wanita, kita pasti ingin sekali memiliki seorang pendamping hidup yang sesuai dengan apa yang kita idamkan. Contohnya, seorang pria yang baik, bijaksana, mapan, dan tentunya bisa menjadi kepala keluarga yang baik.Masalahnya bagaimana cara nya supaya kita mendapatkan pria yang baik tersebut? Disini saya akan membagikan sedikit tentang cara menemukan pria yang baik.

1. Pergilah ketempat dimana pria baik pergi
Pria yang baik kelakuan nya pasti akan pergi ketempat yang baik pula misalnya kegereja, berkumpul dengan komunitas yang membangun hal - hal positif, dsb. Pria yang baik tidak mungkin pergi ke diskotik, atau tempat hiburan yang negatif. Jadi, apabila kita ingin mendapatkan pria yang baik kita juga harus melibatkan diri kita di lingkungan yang baik. Ketika kita pergi ketempat yang kurang baik, kemungkinan kita akan mendapatkan pasangan dari tempat itu juga.

2. Kenali karakter dan tingkah laku pria tersebut
Apabila kita sudah memiliki teman dekat ( belum jadi pacar ) jangan langsung kita terima menjadi pasangan kita. Kita harus kenali dulu karakter pria tersebut seperti apa. Apakah dia pemarah, mudah tersinggung atau yang lain nya. Lihatlah dari sisi positif dan negatif dari pria itu. Selain itu, cek juga tingkah laku nya ketika sedang jalan bersama ataupun ketika ia sedang dirumah. Bagaimana perlakuan nya terhadap orang tua dan keluarganya, bagaimana hubungannya dengan Tuhan dan dengan lingkungan sekitar. Apakah ia terlibat dalam hal  - hal yang kurang baik seperti merokok, narkoba, peminum, dsb. Setelah kita melihat karakter dan tingkah lakunya baru kita akan mempertimbangkan terlebih dahulu.

3. Jangan menurunkan standartmu
Maksudnya adalah ketika kita punya standart untuk pria yang kita idamkan misalnya seiman, tidak merokok. Tiba - tiba datanglah pria yang berbeda keyakinan, dan mempunyai kebiasaan yang kurang baik, janganlah kita menurunkan standart kita hanya karena kita tidak mau kesepian. ( maksudnya menerima pria itu hanya karena kita tidak mau single) Dan jangan berfikir kita bisa merubah kebiasaan orang lain karena untuk mendisiplinkan diri sendiri saja sudah sulit. Jangan pula menurunkan standart kita hanya karena umur kita yang mungkin sudah tidak muda lagi. Tetaplah percaya bahwa Ia pasti memberikan yang terbaik.

4. Bertanya kepada Tuhan
Apabila kita sudah merasa cocok dengan orang tersebut ( ingat, jangan berkompromi dengan standart mu ) misalnya banyak kesamaan dan pria tersebut bertingkah laku baik, itu belum menjadi alasan untuk kita menerima pria itu. Kita harus berdoa dulu, kita bertanya kepada Tuhan apakah pria tersebut memang untuk kita. Tuhan akan memberikan kita hikmat untuk memilih. Apabila kita sudah yakin dengan pilihan kita, baru kita memutuskan untuk menjalani hubungan yang lebih serius lagi.