Kamis, 31 Oktober 2013

Give Thanks

Kira - kira sekitar satu setengah bulan yang lalu, saya mendapatkan kabar yang kurang baik. Kabar itu mengenai orang tua saya. Ibu saya terkena tumor jinak dibagian bahu nya. Awalnya hanya benjolan kecil namun lama kelamaan menjadi sebesar telur ayam. Saya pernah memeriksakan ibu saya ke dokter. Dokter pertama bilang, itu hanya daging lebih karena saat itu benjolan nya kecil. Lalu saya memeriksakan ke dokter kedua. Dan dokter bilang itu getah bening. Memang benjolan itu dirasakan tidak sakit, hanya membesar saja. Akhirnya ibu saya memutuskan untuk mengecek ulang benjolan tersebut. Dan kagetnya, dokter bilang bahwa itu adalah tumor jinak. Ibu saya sempat takut mendengar pernyataan dari dokter atas hasil kontrol nya hari itu. Saya ingat, hari itu tanggal 6 September 2013 ibu menelepon saya, dia menceritakan tentang hasil cek nya. Saya begitu kaget mendengar kata " Tumor ". Namun untungnya tumor itu masih kecil, jadi masih bisa diangkat secepatnya.

Dokter memutuskan bahwa ibu saya harus dioperasi tanggal 30 Oktober 2013. Tadinya saya dan keluarga belum setuju, karena mengingat bahwa ibu saya juga sudah tidak terlalu muda. Kami mengkhawatirkan kondisinya, tetapi dokter sudah menjelaskan dengan detail tentang operasinya, maka kami pun tidak cemas lagi. Kemarin, ibu saya sudah dioperasi dan Puji Tuhan operasinya berjalan dengan lancar dan ibu saya sudah diperbolehkan pulang hari itu juga. Oh yah, adik saya sempat fotoin tumornya, hehe

ini dia
Besar juga ternyata. Tapi untunglah tumor itu sudah diangkat :)
Saya juga ingin mengucapkan terima kasih untuk dukungan doa dari teman - teman pendoa ibu saya.
untuk Ibu Maria, Ibu Rista, dll.
Juga untuk sodara saya ( ii Weni dan Om Doni ) yang telah menemani sampai proses operasinya selesai. Untuk ci Gabriel tersayang yang sudah menyempatkan waktunya untuk datang, untuk teman - teman komunitas saya, untuk SEVEN UP, dan teman - teman youth, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih :)
GBU

Kamis, 10 Oktober 2013

Doa mengubah segala sesuatu

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat mengalami kekhawatiran akan nilai saya di semester 2. Satu mata kuliah yang membuat saya gelisah adalah akuntansi pengantar 2. Kenapa? karena waktu UTS saya mendapatkan nilai yang kurang memuaskan. Saya sempat down ketika saya melihat nilai saya yang benar - benar diluar dugaan. Saya merasa, saya sudah memberikan yang terbaik, namun kenyataan nya tidak seperti yang saya harapkan.Tapi saya tidak mau putus asa, saya mencoba mengejar ketinggalan saya di UAS. Namanya juga manusia, khawatir pasti ada. Dan saya adalah tipe orang yang selalu kepikiran. Saya takut kalau saya tidak bisa mengejar ketinggalan saya dan mendapat nilai jelek. Sempat beberapa minggu saya tidak bisa tidur dengan nyenyak, tidak nafsu makan dan menangis.

Saya benar - benar berharap kepada Tuhan, supaya saya diluluskan.Saya tidak mau mengulang dalam setiap mata kuliah.Lalu, teman saya memberitahukan bahwa nilai akuntansi sudah keluar dan KHS (Kartu Hasil Study ) sudah bisa diambil.Sore itu, saya ke ruangan akademik untuk mengambil KHS. Namun, KHS punya saya belum di print, jadi bisa diambilnya keesokan harinya. Hal itu membuat saya semakin deg - deg an. Akhirnya saya pulang ke mess. Di mess saya berdoa, saya menangis dan benar - benar saya berserah. Setelah berdoa, saya menelepon ibu saya. Saya ceritakan bahwa besok saya akan mengambil nilai saya, ibu saya hanya berkata " Merlin, kamu itu pintar, kamu pasti lulus. Milikilah iman yang teguh nak, berharaplah kepada Tuhan, Dia tidak pernah mengecewakan kamu, yang penting kamu sudah kerjakan bagian kamu, selebihnya serahkan kepada Tuhan ". Saat itu juga, saya kembali mempunyai harapan. Dorongan dari orang tua benar - benar berarti untuk saya.

Keesokan harinya, saya datang lebih awal datang ke kampus, segera saya menuju ke ruang akademik. Lalu saya mengambil nilai saya. Begitu kagetnya saya, ketika saya melihat nilai akuntansi saya. Tuhan memberi lebih dari apa yang saya minta. Tuhan sungguh teramat baik. Doa saya terkabulkan. Bahkan Dia memberinya lebih. IPK saya pun naik. Wow, sungguh dasyat Tuhan Yesus. Doa dan Iman adalah satu paket untuk mendapatkan mujizat. Saya sangat bersyukur, dan tidak bisa berhenti tersenyum, hehe.
Thanks God for everything :)